MUI Malang Goes To Campus

BAGIKAN:

Lpmmei.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar kegiatan sarasehan penanggulangan bahaya HIV/AIDS akibat pergaulan bebas. Kegiatan yang  diselanggarakan di gedung Oesman Mansur Universitas Islam Malang pada Sabtu (8/12) ini. Dihadiri oleh mahasiswa dari beberapa kampus di Malang dan masyarakat umum.

Tujuannya, yaitu untuk mewujudkan generasi islami yang bebas dari penyakit HIV/AIDS akibat pergaulan bebas. Sesuai dengan visi kota Malang untuk mewujudkan kota yang bermartabat.

Kegiatan sarasehan kali ini  diisi oleh tiga pemateri. Dr. Chusnul Muarif kepala bidang P3PL Dinas Kesehatan kota Malang. Narasumber pertama dengan materi penyakit HIV dari sudut pandang kesehatan.

Menurutnya, ”sudah ada 1.136 orang di kota Malang dari berbagai kalangan yang terkena penyakit HIV/AIDS. Ironisnya, yang paling banyak terjangkit penyakit ini adalah ibu rumah tangga. Dari jumlah tersebut, hanya 1.108 yang berobat atau memeriksakan dirinya ke rumah sakit”.

Dilanjutkan oleh Dr. Muslihat. M.pd tentang dinamika psikologis ODHA. Dimana dimasyarakat kita masih mempunyai stigma negatif terhadap orang yang terinveksi HIV/AIDS. Muslihat juga mengatakan bahwa ada beberapa tahapan psikologis pada ODHA. yaitu penyangkalan, marah, menawar, depresi dan penerimaan.

Materi terakhir disampaikan oleh Gus Anton. Menjelaskan tentang bahaya pergaulan bebas bagi perkembangan generasi Islami. Gus Anton menjelaskan potret generasi masa depan Indonesia saat ini yang terkenal dengan gaya pacar-pacarannya yang terkadang berlebihan. Prilaku ini sering kita temui disetiap sudut kota. Hal ini bisa berbahaya bagi perkembangan generasi Islam di Indonesia dimasa yang akan datang.*(Pewarta/Lalik/MEI)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *