Menjerat Suara

BAGIKAN:

Oleh: Silmi

Sembilan kurang lima belas menit..

Empat..

dan Lima..

Tiga berlian negara kau seret paksa..

Kau beri lembar kosong pada dunia..

dan kau kata..

Itu adalah sebuah titah..

Dibawah todongan senjata..

Dibawah tudingan fitnah..

Kau berhasil menaklukannya..

Menyeretnya keluar dari rumah..

Lalu kau lempar masuk dalam bui durjana..

Kau terlalu sibuk menjerat hingga tak tau siapa mereka..

Maka biar!!

Biar saja ku teriakkan mereka yg kau tanya siapa..

Mereka lah sang suara..

Suara yang mendesing keras..

yang mendengungkan lafal jeritan rakyat atas luka sengketa..

yang tak pernah berhenti melengking nan memekakkan telinga dunia..

Membantai seisinya dengan berjuta tanya..

Menggemahkan suara kasus-kasus HAM yg kau lupa begitu saja..

Mereka lah sang suara..

yang lahir dari gelisah..

dan hanya akan mati kala derita sirna..

dan kau berambisi menjerat Suara??

Hahahahaha..

berhentilah membuat semesta tertawa..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *