FEB Unisma Ciptakan Kebersamaan Pada Oshika Maba 2020

1
12
(OSHIKA MABA Fakultas Ekonomi dan BIsnis Universitas Islam Malang) Photografer: Nur Avian

Lpmmei.com – Meskipun dilaksanakan melalui daring live streaming via youtube, pelaksanaan Oshika Maba Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismatetap semangat ciptakan kebersamaanpada Oshika yang diselenggarakan tanggal 1 Oktober 2020 di gedung  pasca sarjana lantai 7.

Sebanyak 3 orang perwakilan dari masing-masing prodi mendatangi gedung pasca sarjana untuk mengikuti rangkaian acara Oshika Maba Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Para jajaran birokrasi FEB dan dosen serta karyawan hadir mengikuti acara Oshika Maba FEB sampai selesai. Hal ini dilakukan agar mahasiswa baru lebih merasakan kultur kebersamaan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma meskipun secara daring.

Nur Diana Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma mengatakan,”Kebersamaan dan kekompakan yang selalu menjadi pegangan dalam setiap pelaksanaan kegiatan yang ada. Karena suatu kegiatan tidak akan pernah terkonsep dengan baik apabila hanya melibatkan unsur pimpian saja.” Ujarnya.

”Ciri khas tersebut sudah menjadi kebiasaan sejak FEB Unisma didirikan. Sejak dulu pendiri FEB Unisma sudah menanamkan kebersamaan dan kekeluargaan. Jadi, kapanpun FEB Unisma  berkembang ciri  tersebut harus menjadi pegangan.” Tambahnya.

Wakil dekan 3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma Khalikussabir juga mengatakan, “Karena dengan kebersamaan itu mencapai suatu cita-cita yang telah tertuang dalam visi dan misi Unisma, seperti kerukunan, kebersamaan dan keikhlasan, itu menjadi dasar untuk meraih sukses”. Tegasnya.

“Harapan untuk maba tahun ini, Jadilah mahasiswa akademis dan aktivis, IPK dan Organisasinya juga baik. Dengan itu, dapat mengantarkan  mahasiswa meraih kesuksean”. Tambah wakil dekan 3.

Soma sebagai perwakilan mahasiswa baru menyampaikan kegembiraanya, “Rasa kekeluargaan mulai muncul sejak dari H-7 Oshika, dalam berinteraksi selalu ada canda tawa dari setiap mahasiswa baru dengan pendamping Oshika FEB, saling menyemangati bagi yang kesulitan menghadapi Oshika secara daring”. Ujarnya.

Pewarta: Budi Purnomo.

Editor: Nur Avian.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here